Pernahkah terpikir bagaimana keadaan dunia beberapa
puluh tahun lagi? Akankah teknologi menjadi bagian penting bagi
manusia-manusia modern saat itu? Jika melihat kondisi masyarakat saat
ini yang kehidupan sehari-harinya tak lepas dari teknologi, tentu dapat
diprediksi bahwa penggunaan teknologi akan terus meningkat. Perusahaan
produsen dari produk-produk teknologi pun saat ini berlomba-lomba
menemukan inovasi baru untuk produk mereka yang berteknologi tinggi.
Sebagian besar dari kita memang sudah tak terpisahkan dari teknologi
yang terus berkembang ini. Namun, yakinkah kita bahwa teknologi dapat
membawa dunia ke arah yang lebih baik? Di balik banyaknya manfaat yg
dapat kita peroleh dari perkembangan teknologi yang amat pesat ini,
mari kita pikirkan tentang dampak negatif yang disebabkan perubahan
zaman dan perkembangan teknologi saat ini, dan di masa depan.
Jika dilihat dari segi sosial, perkembangan teknologi informasi yang
pesat membuat interaksi sosial yang terjadi secara langsung
intensitasnya semakin berkurang. Terjadi perubahan dalam dinamika
kehidupan masyarakat. Semakin atraktifnya media komputer atau media
digital lainnya dapat membuat sebagian orang seolah-olah menemukan
dunia dan keasyikannya sendiri dengan berbagai macam fitur yang ada
dalam sebuah komputer, handphone, atau media digital lainnya. Dapat
terjadi ketergantungan terhadap media tersebut. Hal ini juga dapat
membuat manusia menjadi lebih apatis terhadap orang-orang yang secara
fisik berada di sekitarnya. Komunikasi pun lebih banyak terjadi secara
tidak langsung antara orang-orang yang berada pada jarak jauh. Hal
mengenai komunikasi ini baru merupakan dampak negatif dari salah satu
media komunikasi, seperti layanan social network yang saat ini sangat
banyak penggunanya. Efek lainnya, dengan penggunaan komputer atau media
digital dalam berbagai aspek, mulai dari hiburan, komunikasi, hingga
bisnis, akan membuat orang lebih jarang berinteraksi dengan lingkungan
sekitarnya. Dengan kurangnya interaksi, kemampuan interpersonal dan
emosional seseorang menjadi tidak optimal. Lama-kelamaan, orang akan
kesulitan menjalin komunikasi dan membangun relasi dengan orang di
sekitarnya. Jika hal ini berlangsung terus menerus, manusia lama
kelamaan akan menjadi sangat individualis, dan bukan tidak mungkin kelak
tidak akan ada lagi interaksi dan komunikasi. Padahal, pada kodratnya
manusia adalah makhluk sosial.
Selain melihat dampak dalam segi sosial tersebut, kita juga dapat
memandang dampak teknologi terhadap kesehatan. Penggunaan teknologi
yang berlebihan dapat menimbulkan masalah pendengaran. Salah satu
teknologi yang sering digunakan saat ini adalah portable music player,
seperti mp3, ipod, dan semacamnya. studi menunjukkan bahwa gangguan
pendengaran sekarang meningkat, karena populasi yang menua telah
mengalami kebisingan terus -menerus. Penelitian Dr Fligor menunjukkan
bahwa 5 sampai 25 persen dari kita membiarkan MP3 player di setting
terlalu tinggi. Hal ini memiliki pengaruh terhadap pendengaran kita,
karena kerusakan pendengaran ternyata banyak tergantung pada kepekaan
seseorang, genetika, berapa lama dan keras volume lagu yang
didengarkan. Masalah lain yang dapat ditimbulkan adalah masalah
penglihatan. di zaman serba online ini kita lebih lama menghabiskan
waktu di depan layar komputer atau handphone. Menurut American
Optometric Association, sekitar 70 persen orang yang bekerja dengan
komputer mengalami masalah penglihatan seperti kemerahan, iritasi,
pandangan kabur, kesulitan fokus dan sakit kepala ringan. Masalahnya
berasal dari banyak faktor, seperti posisi yang buruk (memiliki layar
komputer terlalu dekat atau terlalu jauh), pencahayaan yang buruk atau
terlalu silau , dan kurangnya istirahat dari komputer. Tidak hanya
penglihatan dan pendengaran saja yang dapat menjadi masalah. Terlalu
lama berada di depan komputer, atau terlalu lama menggunakan ponsel
dapat mengakibatkan pegal dan nyeri pada leher, punggung, tangan, bahkan
terlalu lama memakai laptop di pangkuan pria bisa menurunkan kualitas
sperma karena suhu panas yang terlalu dekat dengan pabrik sperma. Di
Amerika juga ada istilah “Blackberry Thumb” yang artinya ibu jari pegal
dan nyeri karena terlalu banyak dipakai untuk ber-BB. Selain itu,
masalah pengaruh gelombang elektromagnetik yang berpengaruh buruk bagi
kesehatan juga masih menjadi perdebatan. banyak peneliti yang mengungkap
pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan manusia menerangkan bahwa
seseorang yang banyak terkena radiasi ponsel cepat atau lambat, dapat
menyebabkan efek detrimental pada otak, bahkan ada yang berpendapat
bahwa penggunaan ponsel secara terus menerus selama lima sampai 18 tahun
atau lebih, dapat beresiko lebih tinggi terkena kanker leukemia atau
kanker pankreas serta juga dapat menyebabkan penurunan jumlah produksi
sperma sampai 80 persen. Apalagi dengan kesibukan kita di depan komputer
dan bertambahnya produk teknologi yang mempermudah kita, membuat kita
lebih sedikit bergerak dan kurang berolahraga. Untungnya, dalam hal
olahraga ini kesadaran orang sudah mulai bertambah.
Nah, dengan berbagai dampak buruk yang dapat disebabkan oleh teknologi
yang semakin berkembang ini, semoga kita menjadi lebih sadar terhadap
kebutuhan dan kesehatan diri sendiri dan dapat menggunakan teknologi
secara bijak agar perkembangan teknologi lebih banyak membawa dampak
positif, serta kita menjadi lebih optimis bahwa inovasi dan perkembangan
teknologi kelak dapat membawa perubahan dunia ke arah yang lebih baik
di masa depannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Home

Tidak ada komentar:
Posting Komentar